Rabu, 01 Juni 2016

HOTEL, KOS-KOSAN DAN CAFE MARAK NARKOBA, BNN SOSIALISASIKAN PERDA NO 15 TAHUN 2013

BNNK SUMENEP 28 Mei 2016 – Meningkatnya jumlah kos-kosan, hotel dan cafe di sumenep, ditengarahi banyak digunakan sebagai tempat penyalahgunaan narkoba seperti dijadikan tempat transaksi, tempat transit dan tempat menggunakan narkoba, maka BNN dan  Bakesbangpolinmas Kabupaten Sumenep melakukan sosialisasikan peraturan daerah nomor 15 tahun 2013 tentang pencegahan dan penanggulangan penyalahgunaan narkotika, psikotropika dan zat adiktif lainnya pada pemilik hotel, rumah kost dan rumah makan serta cafe.
Kepala Bakesbangpolinmas menjelaskan bahwa akhir-akhir ini peredaran narkoba di Kabupaten Sumenep cukup memprihatinkan.
Rahwini Suwandi SE, MH. Selaku Kasi PPM memaparkan beberapa aturan yang telah ditetapkan oleh Peraturan Daerah Kabupaten Sumenep serta tugas dan fungsi dari Tim Koordinasi Terpadu dalam pelaksanaan pemberantasan penyalahgunaan narkoba yang ada di Kabupaten Sumenep. 
Rahwini juga menghimbau kepada pemilik hotel, cafe juga rumah kost yang ada di Sumenep agar melakukan tes urine secara berkala pada setiap karyawannya, utamanya pada rekruitmen karyawan baru baik di hotel, rumah kost dan cafe. Perlu juga mensyaratkan surat keterangan bebas narkoba pada surat lamaran.
Disampaikan Kasat Intel Polres Kabupaten Sumenep pihaknya menceritakan “Beberapa penangkapan yang pernah kami lakukan di tempat-tempat yang sangat privasi, seperti hotel dan rumah kost, dalam penangkapan tersebut ternyata ada oknom pelayan hotel yang sengaja menjadi partner kejahatan penyalahgunaan narkoba, sehingga penyalahgunaan narkoba tersebut sangat rapi dan tanpa di curigai oleh siapapun, termasuk pemilik hotel” ungkap Kasat Intel yang baru pindah ke Sumenep 3 Bulan lalu.
Disamping penangkapan pada penyalahguna narkoba diluar Kabupaten Sumenep, Kasat Intel Polres Sumenep juga menjelaskan beberapa penangkapan yang bekerjasama dengan BNN Kabupaten Sumenep, salah satunya penangkapan yang dilakukan di Kangaian salah satu kepulauan yang ada di Kabupaten Sumenep. BB mencapai 2,5 kilogram, itu merupakan bandar besar yang ada di Kabupaten Sumenep.

1 komentar:

  1. Waspadai pula di lingkungan perumahan banyak pemuda dan remaja berkumpul ditengarai minum-minuman dan narkoba

    BalasHapus